Rabu, 19 Oktober 2011

SISTEM KEUANGAN : Standar Internasional Dipakai 2012

SISTEM KEUANGAN : Standar Internasional Dipakai 2012
Written by Fine Resyalia
Friday, 07 May 2010 15:14

Jakarta, Kompas - Indonesia memutuskan untuk berkiblat pada Standar Pelaporan Keuangan Internasional atau IFRS. Standar ini sudah lama dikembangkan di Inggris.

Batas waktu yang ditetapkan bagi seluruh entitas bisnis dan pemerintah untuk menggunakan IFRS adalah 1 Januari 2012.

”Semua persiapan ke arah sana harus diselesaikan karena ini akan dimulai pada 1 Januari 2012. Coba dilihat dampak pada biayanya karena pengalihan standar akan menyebabkan timbulnya ongkos tambahan,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (5/5), saat menjadi pembicara kunci dalam seminar ”IFRS, Penerapan dan Aspek Perpajakannya”.

Menurut Sri Mulyani, konvergensi akuntansi Indonesia ke IFRS perlu didukung agar Indonesia mendapatkan pengakuan maksimal dari komunitas internasional yang sudah lama menganut standar ini.

”Kalau standar itu dibutuhkan dan akan meningkatkan posisi Indonesia sebagai negara yang bisa dipercaya di dunia dengan tata kelola dan pertanggungjawaban kepada rakyat dengan lebih baik dan konsisten, tentu itu perlu dilakukan,” ujarnya.

Selain IFRS, kutub standar akuntansi yang berlaku di dunia saat ini adalah United States General Accepted Accounting Principles (US GAAP).

Negara-negara yang tergabung di Uni Eropa, termasuk Inggris, menggunakan International Accounting Standard (IAS) dan International Accounting Standard Board (IASB).

Setelah berkiblat ke Belanda, belakangan Indonesia menggunakan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Mula-mula PSAK IAI berkiblat ke Amerika Serikat dan nanti mulai tahun 2012 beralih ke IFRS.

Tujuh manfaat

Ketua Tim Implementasi IFRS-Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Dudi M Kurniawan mengatakan, dengan mengadopsi IFRS, Indonesia akan mendapatkan tujuh manfaat sekaligus.

Pertama, meningkatkan kualitas standar akuntansi keuangan (SAK). Kedua, mengurangi biaya SAK. Ketiga, meningkatkan kredibilitas dan kegunaan laporan keuangan.

Keempat, meningkatkan komparabilitas pelaporan keuangan. Kelima, meningkatkan transparansi keuangan. Keenam, menurunkan biaya modal dengan membuka peluang penghimpunan dana melalui pasar modal. Ketujuh, meningkatkan efisiensi penyusunan laporan keuangan.

”Pengalaman di Eropa, ada beberapa masalah yang muncul dalam implementasi IFRS, antara lain perencanaan waktu yang kurang matang dan kurangnya dukungan dari manajemen puncak,” tuturnya.

Kepala Biro Standar Akuntansi dan Keterbukaan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Etty Retno Wulandari mengatakan, Indonesia perlu mengadopsi IFRS karena sebagian besar negara di dunia sudah menganut standar akuntansi itu.

Dengan demikian, IFRS dapat meningkatkan perlindungan kepada investor pasar modal. ”Bapepam mewajibkan emiten dan perusahaan publik menyampaikan laporan keuangan ke Bapepam dan menyediakannya pada masyarakat. Laporan tersebut harus disajikan dengan standar akuntansi yang berkualitas tinggi,” ungkapnya.

Indonesia juga perlu mengadopsi IFRS karena merupakan salah satu kesepakatan kelompok negara-negara G-20.

Pertemuan G-20 terakhir di Washington, Amerika Serikat, pada November 2008 membuat rencana aksi reformasi mendasar yang muatannya hampir 50 persen terkait isu tentang akuntansi dan audit. (OIN)

Sumber: Kompas

Senin, 17 Oktober 2011

TEMPAT MAKAN DI JOGJA


Guys, aku dapet referensi nih tempat makan yang (katanya) recommended di Jogja, harganya
bervariasi ada yang mahal ada yang murah. Jadi buat temen2 yang udah pernah nyoba salah satu
tempat makan di bawah ini terus enak dan murah, boleh deh kasih tau kita yang mana yang enak,
murah dan bergizi, buat sharing gitu…
Oke Selamat menikmati

NASI/MIE GORENG
* Nasi Goreng Batas Kota, Depan Gedung Wanita
* Mie Goreng Pak Kribo, Depan Hotel Sri Manganti, Rahayu
* Bakmi Mundiyo (Jl. Ibu Ruswo pas pertigaan
* Bakmi Pak Rebo, dekat fotokopi Sambas.
* Nasi goreng Depan SMA 7
* Nasi goreng Miroso wetan Galeria
* Mie Jakarta, depan RS. Bethesda

SATE/TONGSENG
* Sate Samirono semua cabang
* Cak Kowie Ngarep Gedung wanita Tama
* Depan Dolog ( kalo’ pagi jualan nangka, cedake Darmi mangkal)
* Sate Ngaglik di depan kec, Ngaglik Jakal km. 9
* Pak Udin, Taman Garuda, seberang Hotel Garuda
* Sate Padang, depan Hotel Century, dekat tapal batas Yogya

Senin, 10 Oktober 2011

Daftar Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta

Buat temen2 yg pengen melanjutkan pendidikan di Jogja gak usah bingung. Tinggal lihat aja daftar perguruan tinggi yang ada di bawah ini n pilih yg mana anda suka.
  
Universitas :
Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta
Universitas Cokroaminoto, Yogyakarta
Universitas Dirgantara Indonesia, Yogyakarta
Universitas Gunung Kidul, Wonosari
Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta
Universitas Janabadra, Yogyakarta
Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta
Universitas Kristen Immanuel, Yogyakarta
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jogja, Yogyakarta
Universitas PGRI Yogyakarta, Yogyakarta
Universitas Proklamasi ’45, Yogyakarta
Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta
Universitas Teknologi Yogyakarta, Yogyakarta
Universitas Mercu Buana, Yogyakarta
Universitas Widya Mataram, Yogyakarta


Sekolah Tinggi :
Sekolah Tinggi Bahasa Asing LIA, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Profesi YKM, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Keguruan Bina Harapan, Wates
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Respati, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Husada, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Psikologi Yogyakarta, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan, Bantul
Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Teknologi Informasi Respati, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan STTKD, Bantul
Sekolah Tinggi Teknologi Nasional, Yogyakarta
STIE Bank, Yogyakarta
STIE Isti Ekatana Upaweda, Yogyakarta
STIE Mitra Indonesia, Yogyakarta
STIE Nusa Megar Kencana, Yogyakarta
STIE Pariwisata API, Yogyakarta
STIE SBI, Yogyakarta
STIE Widya Wiwaha, Yogyakarta
STIE YKP, Yogyakarta
STIE YKPN, Yogyakarta
STISIP Kartika Bangsa, Yogyakarta
STKIP Catur Sakti, Bantul
STMIK Akakom, Yogyakarta
STMIK Amikom, Yogyakarta
STMIK Pelita Nusantara, Yogyakarta
STMIK Proactive, Yogyakarta
STMIK EL RAHMA, Yogyakarta



Institut :
IKIP PGRI Wates, Yogyakarta
Institut Pertanian Intan, Yogyakarta
Institut Pertanian Stiper, Sleman
Institut Sains dan Teknologi Akprind, Yogyakarta


Politeknik :
Politeknik API, Yogyakarta
Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia, Yogyakarta
Politeknik LPP, Yogyakarta
Politeknik Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta
Politeknik PPKP, Yogyakarta
Politeknik Seni Yogyakarta, Yogyakarta
Politeknik YDHI, Yogyakarta


Akademi :
Akademi Akuntansi Sapta Widya Tama, Yogyakarta
Akademi Akuntansi YKPN, Yogyakarta
Akademi Analis Farmasi Al Islam, Yogyakarta
Akademi Bahasa Asing Primagama, Yogyakarta
Akademi Bahasa Asing Yappindo, Yogyakarta
Akademi Bahasa Asing YIPK, Yogyakarta
Akademi Desain Visi Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Fisioterapi YAB Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Kebidanan Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Kebidanan Ummi Khasanah, Yogyakarta
Akademi Keperawatan Al Islam Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Keperawatan Karya Husada Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Keperawatan Wiyata Husada Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Keperawatan YKY Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Kesejahteraan Sosial AKK, Yogyakarta
Akademi Kesejahteraan Sosial Tarakanita, Sleman
Akademi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga Bahtera, Yogyakarta
Akademi Keuangan Dan Perbankan YIPK, Yogyakarta
Akademi Komunikasi Indonesia YPK, Yogyakarta
Akademi Komunikasi Radya Binatama, Yogyakarta
Akademi Komunikasi Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Manajemen Administrasi Dharmala, Yogyakarta
Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Manajemen Administrasi YPK Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Manajemen Perusahaan YKPN, Yogyakarta
Akademi Manajemen Putra Jaya, Yogyakarta
Akademi Maritim Ganesha Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Maritim Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Ambarukmo Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Pariwisata BSI Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Buana Wisata, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Dharma Nusantara Sakti, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Indraprasta, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Stipary, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Perikanan Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Pertanian Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Peternakan Brahma Putra, Yogyakarta
Akademi Sekretari dan Manajemen Desanta, Yogyakarta
Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia, Yogyakarta
Akademi Sekretari dan Manajemen Santa Maria, Yogyakarta
Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Kartika Yani, Yogyakarta
Akademi Seni Rupa dan Desain Akseri, Yogyakarta
Akademi Seni Rupa dan Desain MSD, Yogyakarta
Akademi Teknik PIRI, Yogyakarta
Akademi Teknik YKPN, Yogyakarta
Akademi Teknologi Otomotif Nasional, Yogyakarta
Akademi Telekomunikasi Indonesia, Yogyakarta
AMIK Aster, Yogyakarta
AMIK BSI Yogyakarta, Yogyakarta
Amik Kartika Yani, Yogyakarta
Amik Wira Setya Mulya, Yogyakarta
AMIK Yappindo, Yogyakarta
ATMIK El Rahma, Yogyakarta


Lembaga Profesional
ESI, Wonosari
English Course Training Yess, Panggang Wonosari
TREX, Bantul
POBBAYO, Bantul
BINA MULYA, Wonosari
IEB, Sleman
Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP), Yogyakarta




Akreditasi Jurusan Akuntansi di Yogyakarta


Akreditasi Jurusan Akuntansi di Yogyakarta, Kopertis Wilayah V ialah sebagai berikut :
·           Untuk Program Sarjana (S1) :
1.         S1        Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta   Akreditasi   A
2.         S1        ST Ilmu Ekonomi Solusi Bisnis Indonesia (SBI), Yogyakarta  Akreditasi   C        
3.         S1        ST Ilmu Ekonomi Bank, Sleman – Yogyakarta  Akreditasi  C        
4.         S1        ST Ilmu Ekonomi Nusa Megarkencana, Yogyakarta   Akreditasi    A        
5.         S1        ST Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha, YogyakartAkreditasi  C       
6.         S1        ST Ilmu Ekonomi YKP, Yogyakarta  Akreditasi   C           
7.         S1        Univ. Cokroaminoto, Yogyakarta Akreditasi   C     
8.         S1        Univ. Janabadra, Yogyakarta Akreditasi   B
9.         S1        Univ. Wangsa Manggala, Yogyakarta   Akreditasi   B        
10.       S1        Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta   Akreditasi   B    
11.       S1        Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta   Akreditasi   A    
12.       S1        Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, Yogyakarta   Akreditasi   C          
13.       S1        Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta   Akreditasi    A     
14.       S1        Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta   Akreditasi   A
15.       S1        Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta   Akreditasi   B
16.       S1        Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Yogyakarta   Akreditasi     B
17.       S1        Universitas Muhammadiyah Yogyakarta   Akreditasi    A   
18.       S1        Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Yogyakarta Akreditasi   C        
19.       S1        Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Yogyakarta (Pendidikan Akuntansi)             Akreditasi   A           
20.       S1        Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Yogyakarta  Akreditasi   B    
21.       S1        Universitas PGRI Yogyakarta                Akreditasi  C        
22.       S1        Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta   Akreditasi   A        
23.       S1        Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta (Pendidikan Akuntansi)  Akreditasi   A
24.       S1        Universitas Teknologi Yogyakarta   Akreditasi   A  
25.       S1        Universitas Widya Mataram, Yogyakarta   Akreditasi   C   

 ·           Untuk Program Diploma III (D3) :
1.          D-III    Akad. Akuntansi YKPN, Yogyakarta   Akreditasi   A       
2.          D-III    Politeknik "PPKP", Yogyakarta    Akreditasi  B      
3.          D-III    Politeknik LPP Yogyakarta    Akreditasi   B
4.          D-III    Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AKAKOM Yogyakarta                                            (Komputerisasi Akuntansi)   Akreditasi   B  
5.          D-III    Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer El Rahma    (Komputerisasi                           Akuntansi)    Akreditasi   C
6.          D-III    ST Ilmu Ekonomi Kerjasama, Yogyakarta  (Akuntansi Keuangan)    Akreditasi   D
7.          D-III    ST Ilmu Ekonomi YKP, Yogyakarta    Akreditasi   C          
8.          D-III    ST Teknologi Informasi (STTI) Respati Yogyakarta  (Komputerisasi Akuntansi)                               Akreditasi   C
9.          D-III    Univ. Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta    Akreditasi   C      
10.        D-III    Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta    Akreditasi   B     
11.        D-III    Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta    Akreditasi   B     
12.        D-III    Universitas Kristen Immanuel (UKRIM), Yogyakarta   Akreditasi   C       
13.        D-III    Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Yogyakarta   Akreditasi   B
14.        D-III    Universitas Teknologi Yogyakarta    Akreditasi   A

Proses akreditasi program studi dimulai dengan pelaksanaan evaluasi diri di program studi yang bersangkutan. Evaluasi diri tersebut mengacu pada pedoman evaluasi diri yang telah diterbitkan BAN-PT, namun, jika dianggap perlu, pihak pengelola program studi dapat menambahkan unsur-unsur yang akan dievaluasi sesuai dengan kepentingan program studi maupun institusi perguruan inggi yang bersangkutan. Dari hasil pelaksanaan evaluasi diri tersebut, dibuat sebuah rangkuman eksekutif (executive summary), yang selanjutnya rangkuman eksekutif tersebut dilampirkan dalam surat permohonan untuk diakreditasi yang dikirimkan ke sekertariat BAN-PT.

dapat dilihat di : http://ban-pt.kemdiknas.go.id/hasil-pencarian.php


Akuntansi sangatlah penting karena??



Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Selain itu, akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan.

Jadi bisa kita ketahui peranan akuntansi dalam perkembangan kemajuan suatu perusahaan sangat penting. Dengan berjalannya sistem akuntansi yang baik dalam sebuah perusahaan maka akan membawa perusahaan tersebut ke tingkat pencapaian yang tinggi oleh karena pengambilan keputusan yang tepat dari pihak manajemen dari hasil melihat laporan keuangan tersebut.

Minggu, 09 Oktober 2011


Sejarah Akuntansi

Mengenai sejarah akuntansi ada berbagai macam sumber yang menjelaskan tentang sejarah akuntansi. Kami akan merangkumnya kepada anda sehingga bisa mengatahui gambaran besar mengenai sejarah akuntansi.

            Akuntansi sebagai suatu seni yang berdasarkan pada logika matematika berkembang sejalan dengan perkembangan masyarakat. Sejarah perkembangan pemikiran akuntansi ( accounting thought) dibagi dalam tiga periode : tahun 4000 SM – 1300 M ; tahun 1300 – 1850 M, dan tahun 1850 M sampai sekarang. Masing-masing periode memberikan kontribusi yang berarti bagi ilmu akuntansi.
Pada periode pertama akuntansi hanyalah bentuk record-keeping yang sangat sederhana, maksudnya hanyalah bentuk pencatatan dari apa saja yang terjadi dalam dunia bisnis saat itu. Menurut para ahli ekonomi, akuntansi ada sejak manusia mengenal uang sebagai alat pembayaran yang sah.
Pencatatan keluar masuknya uang, timbulnya hutang - piutang serta transaksi-transaksi lainnya dilakukan orang mula-mula di atas lempengan tanah liat, yang kemudian berkembang dengan menggunakan lontar. Naskah yang menggunakan lontar tersebut berasal dari negara Arab ( Mesir ), pada waktu itu Mesir merupakan Koloni ( Jajahan ) Romawi. Naskah tersebut hingga sekarang masih tersimpan dengan baik, berasal dari Babilonia pada tahun 3600 SM. Setelah bangsa Romawi menemui kesulitan menggunakan angka-angka mereka sendiri didalam pencatatan akuntansi, maka kemudian mereka menggunakan angka Arab ( angka desimal ), yang pada waktu itu sudah dikenal oleh orang Mesir.

Periode kedua merupakan penyempurnaan dari periode pertama, dikenal dengan masa lahirnya double-entry bookkeeping (pembukuan berpasangan). Dengan ditemukannya sistem pembukuan berpasangan ( DOUBLE - ENTRY ) oleh pedagang-pedagang Venesia yang merupakan pedagang yang terkenal dan ulung pada abad itu. Double - Entry merupakan pencatatan seluruh transaksi kedalam dua aspek yaitu " debet dan kredit " yang orientasinya selalu dalam keadaan seimbang sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Pada abad ke 15 tepatnya tahun 1494 akuntansi yang menggunakan angka Arab berkembang di Italia. Buku yang pertama diterbitkan oleh orang Italia tentang akuntansi baru muncul pada akhir abad ke 15, dimana buku ini merupakan hasil karya seorang Venesia yang bernama Luca Pacioli. Buku ini berjudul " SUMMA DE ARITHMATICA, GEOMETRICA PROPORPIONI ET PROPORTIONALITA ". Bagian dari buku tersebut yang membahas tentang akuntansi berjudul " TRACTACUS DE COMPUTIS ET SCRIPTORIA . Buku inilah yang kemudian tersebar di benua Eropa barat dan kemudian dikembangkan kembali oleh para ahli-ahli akuntansi sehingga timbulah beberapa sistem akuntansi dengan tetap mengacu pada metode yang digunakan oleh Luca Pacioli.
Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543. Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan di tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice". Sistem yang berkembang tersebut dinamakan sesuai dengan nama yang mengembangkannya atau nama negaranya masing-masing. Misalnya sistem Belanda ( Sistem Continental ) dan Amerika serikat ( Sistem Anglo Saxon ). Sistem-sistem tersebut kemudian berjalan sesuai dengan perkembangannya

Pada periode terakhir banyak sekali perkembangan pemikiran akuntansi yang bukan lagi sekedar masalah debet kiri – kredit kanan, tetapi sudah masuk ke dalam kehidupan masyarakat. Perkembangan teknologi yang luar biasa juga berdampak pada perubahan ilmu akuntansi modern .
logo makun jogja1.pngPada abad sekarang ini sistem yang paling banyak digunakan yaitu sistem Anglo Saxon, hal ini disebabkan karena sistem Anglo Saxon dapat digunakan untuk mencatat berbagai macam transaksi, sedangkan sistem yang lainnya agak sukar untuk digunakan. Hal ini disebakan karena sistem yang lain sering memisahkan antara pembukuan dengan akuntansi sedangkan dalam sistem Anglo Saxon, pembukuan merupakan bagian dari akuntansi. Teori dan praktek akuntansi semakin berkembang pada abad ke 20 sejalan dengan perkembangan teknologi. seperti program-program akuntansi komputer yang semakin banyak beredar dipasaran pada saat ini.

Selamat Datang di MAkun-Jogja



MAkun-Jogja sarana untuk berbagi sumber informasi mengenai dunia Akuntansi, Kota Jogjakarta, dan kedua-duanya.
Diperuntukkan untuk mewadahi para mahasiswa akuntansi yang utamanya kuliah di Jogjakarta untuk saling berbagi informasi mengenai jurusan akuntansi, materi-materinya, dan soal-soalnya serta mengenai Kota Jogjakarta dsb.

Enjoy it !! :)